Laman

Minggu, 08 Januari 2017

Fuzzy Logic

ABSTRAKSI

Logika merupakan studi penalaran. Pada teori logika yang biasa, logika dinyatakan dengan benar atau salah. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, sering ditemukan kasus yang tidak bisa dinyatakan sebagai benar atau salah, tapi harus dinyatakan dengan hampir benar, agak benar atau semacamnya. Dalam logika fuzzy, kita dapat menyatakan hal seperti itu dengan suatu nilai, antara benar dan salah. Logika fuzzy adalah logika yang kabur atau mengandung unsur ketidakpastian. Logika ini mulai dikembangkan pada tahun 1960-an di Amerika. Saat ini, logika fuzzy sudah banyak digunakan di negara-negara maju, terutama di Jepang. Logika fuzzy digunakan sebagai pengendali pada berbagai alat, misalnya pendingin ruangan dan mesin cuci. Logika ini memang cenderung lebih praktis untuk digunakan karena sederhana, mudah dimengerti, fleksibel, serta lebih baik dan hemat. Namun, pengaplikasian logika fuzzy dalam industri masih banyak terhambat karena beberapa hal, antara lain karena ilmu ini belum banyak dikenal dan belum adanya metode yang baku dan sistematik untuk mengembangkannya..



BAB I
PENDAHULUAN

    1.1.            Latar Belakang

Pada logika biasa, yaitu logika tegas, kita hanya mengenal dua nilai, salah atau benar, 0 atau 1. Sedangkan logika fuzzy mengenal nilai antara benar dan salah. Kebenaran dalam logika fuzzy dapat dinyatakan dalam derajat kebenaran yang nilainya antara 0 sampai 1.

Misalnya dalam kehidupan sehari-hari, dewasa didefinisikan dengan berusia 17 tahun ke atas. Jika menggunakan logika tegas, seseorang yang berusia 17 tahun kurang 1 hari akan didefinisikan sebagai tidak dewasa. Namun dalam logika fuzzy, orang tersebut dapat dinyatakan dengan hampir dewasa


Gambar 1: Logika tegas, logika fuzzy

    1.2.            Rumusan Masalah

1.      Apa Pengertian Dari Fuzzy Logic?
2.      Bagaimana Sejarah Fuzzy Logic?
3.      Apa Perbedaan Fuzzy Logic dengan Crisp Logic?
4.      Apakah Himpunan Fuzzy Logic?
5.      Apa Fuzzyfikasi dan Defuzzyfikasi itu?
6.      Apa Kelebihan Dan Kekurangan Menggunakan Fuzzy Logic?

    1.3.            Pembatasan Masalah

Adapun pembatasan masalah dalam penulisan tugas ini adalah hanya pada variabel, keterbatasan dan kekonvekan pada himpunan fuzzy dimensi satu.

    1.4.            Tujuan Penulisan

a.       Memahami Tentang Fuzzy Logic dan penerapannya
b.      Memahami Derajat Kebenaran dan Variabel linguistik Fuzzy logic
c.       Memahami atribut Fuzzy logic dan Himpunan fuzzy
d.      Memahami pengertian Fuzzyfikasi dan Defuzzyfikasi